Informasi Tentang Klasifikasi Satwa Beserta Jenisnya

Informasi Tentang Klasifikasi Satwa Beserta Jenisnya
January 26, 2023

Informasi Tentang Klasifikasi Satwa Beserta Jenisnya – Dunia hewan atau Kingdom Amalia merupakan hewan organisme yang memiliki sel multi seluler atau kompleks. Tak serupa dengan tumbuhan, hewan adalah makhluk hidup yang harus memenuhi makanannya melalui proses fotosintesis dengan kehidupan alam. Pada hakikatnya, mereka dipaksa keluar dari wilayahnya dengan mengeluarkan karbon dioksida untuk mendapatkan kadar oksigen dan energi yang cukup.

Sampai detik ini masih banyak golongan umum yang belum tahu betul tentang klasifikasi atau jenis satwa yang beredar di pemukiman, ladang, sawah hingga perairan. Pada dasarnya, semua jenis hewan berasal dari alam liar. Namun keberadaan mereka merasa terancam lantaran selalu mendapatkan perlawanan dari hewan buas. Sampai pada suatu masa, beberapa hewan tersebut berhasil menemukan wilayah teritorialnya masing – masing.

Secara biologis, klasifikasi satwa tergolong menjadi 2 bagian yaitu kelompok vertebrata dan invertebrata. Dimana keduanya akan kami jelaskan secara ringkas pada uraian berikut.

Kelompok Vertebrata Beserta Jenisnya

Jenis hewan vertebrata merupakan spesies yang memiliki tulang belakang. Beberapa contohnya bisa disimak langsung pada poin – poin di bawah ini, antara lain;

  1. Amfibi

Amfibi merupakan jenis hewan yang mampu bertahan hidup di dua wilayah yaitu darat dan air. Hewan tersebut menggunakan kulit dan paru – paru untuk bernapas. Saat pertama lahir, mereka bernapas melalui insang.

Jenis hewan amfibi adalah katak, salamander, kodok dan diplocaulus.

  1. Aves

Aves adalah spesies hewan yang terbentuk dari zat keratin. Seluruh bulu hewan tersebut memiliki sayap simetris yang mampu menerbangkan dirinya searah diagonal, vertikal dan horizontal. Pola pernapasan hewan ini menggunakan pundi – pundi udara, paru – paru. Perkembangbiakannya dengan cara bertelur dan mengeram selama beberapa hari.

Jenis hewan aves adalah burung, merpati dan ayam.

  1. Mamalia

Mamalia termasuk hewan jinak dan liar karena mereka mampu menghasilkan susu untuk asupan makanan pada anaknya. Secara umum, mamalia memiliki tulang telinga yang sangat keras dan rambut tebal di sekujur tubuhnya. Pada dasarnya, mamalia bisa bertahan hidup di air dan darat.

Jenis hewan mamalia antara lain singa, harimau, hyena, gajah, lumba-lumba, paus, jerapah, kuda, sapi, kambing dan kerbau.

  1. Pisces

Pisces memiliki tulang belakang yang sangat lunak dan keras. Secara biologis, jenis ikan tersebut dikelilingi dengan sisik tajam dan berduri. Mereka bernapas menggunakan insang lantaran proses adaptasinya selalu berada di air.

Jenis hewan pisces yaitu ikan bandeng, ikan kakap merah, ikan cupang dan ikan mas.

  1. Reptil

Bisa dibilang bahwa reptil merupakan hewan yang paling mematikan dan buas lantaran hidup di alam liar. Spesies ini memiliki sisik keras yang mampu melindungi tubuhnya dari udara panas. Karena umumnya mereka berfotosintesis di padang pasir, semak belukar, rerumputan bahkan perairan.

Jenis hewan reptil yaitu kadal, kura-kura, alligator, buaya, kuda nil dan ular.

Informasi Tentang Klasifikasi Satwa Beserta Jenisnya

Kelompok Invertebrata Beserta Jenisnya

Invertebrata merupakan spesies hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Beberapa jenisnya telah kami kupas tuntas pada uraian berikut, antara lain;

  1. Porifera

Porifera merupakan jenis hewan yang terlihat sangat kecil dan tidak berbahaya walaupun hidup di alam liar. Hewan tersebut bisa bertahan hidup di perairan dangkal. Tubuh hewan ini memiliki dua lapisan yang disebut dengan pinakosit.

Jenis hewan porifera adalah clathrina, spongilla, leucosolenia, cliona, euplectella, spongia dan sycon.

  1. Coelenterata

Secara mendasar, spesies jenis coelenterata dapat ditemukan di laut. Namun sebagian besar hewan tersebut sering bertahan hidup di air tawar. Hewan jenis ini tergolong sangat kecil bahkan tidak terlihat mata. Sebarannya hampir ada di seluruh dunia namun tidak terlalu membahayakan aktivitas manusia selama menyelam dan berlayar.

Jenis hewan coelenterata yakni Acropora, Chironex Beckeri, Cubozoa, Bubbletip Anemon, Klas 1 Hydrozoa, Klas 2 Scyphozoa dan Klas 3 Anthozoa.

  1. Platyhelminthes

Platyhelminthes merupakan hewan yang paling sering kita jumpai di tanah lembab, ladang dan pemukiman warga. Spesies ini tidak dapat dipegang dengan tangan telanjang lantaran tidak memiliki rongga tubuh. Tak serupa dengan hewan lainnya, jenis cacing tersebut tidak memiliki sistem pernapasan dan sistem peredaran darah yang normal. Namun mereka bisa bergerak secara bebas di dalam tanah.

Jenis hewan Platyhelminthes adalah Cacing Berbulu Getar, Cacing Isap, Cacing Pita dan cacing tanah.

  1. Annelida

Annelida adalah hewan lunak yang mungkin selalu berkembang biak secara teratur dalam setiap bulannya. Spesies ini terlihat seperti tali lantaran memiliki sistem saraf yang terbentuk dari ganglion otak. Meski begitu, hewan tersebut memiliki sistem pencernaan yang sangat sempurna mulai dari rongga mulut, usus dan anus.

Jenis hewan annelida ialah Polychaeta, Oligochaeta dan Hirudine.

  1. Mollusca

Beralih pada mollusca, spesies ini dapat bertahan hidup di 3 tempat yang berbeda yaitu darat, air tawar dan laut. Hewan tersebut memiliki kaki yang kuat, cangkang besar dan saluran pernapasan yang seimbang. Dengan memanfaatkan media pernapasan insang, mereka selalu hidup di tanah lembab, air keruh hingga muara.

Jenis hewan mollusca yakni cumi-cumi, gurita, siput dan kerang.

  1. Nemathelminthes

Dan kelompok invertebrata yang lainnya adalah nemathelminthes. Diketahui bahwa hewan ini bukan cacing biasa, namun memiliki pola pernapasan lengkap dan ukuran tubuh yang sangat panjang. Meski begitu, cacing tersebut tidak dibekali sistem respirasi dan ekskresi lantaran sering muncul di air laut, rawa, sawah, ladang atau tanah basah. Jenis hewan nemathelminthes yakni cacing rambut, cacing kremi dan cacing tambang.

Tags: , , , , , , , , , , ,